arsitekturCina. Melayu dan Eropa (BAPPEDA, 2013). Hal ini dapat terjadi karena Tjong A Fie sendiri banyak melakukan pertemuan dengan orang-orang Eropa dan Kesultana Deli. Arsitektur Cina Menurut Hasbi (2008) ada beberapa karakter dari bangunan dengan arsitektur Cina. a. Konsep utama Prinsip dasar dari arsitektur Cina adalah
Setiapbentuk arsitektur selalu mewakili masa, gaya, dan budayanya masing- masing. Dari bentuk arsitektur sebuah yuan dihubungkan dengan adat perka- bungan dan untuk membuk-tikan kebe- ranian (Bellwood, 2000:226). Tingkatan yang menganggap arah barat berkaitan dengan kematian. Untuk itu, upacara kematian (rambu solo') selalu dilaksana-
Sempuradalah sebuah kawasan pengembangan dari pemukiman Belanda yang pada awalannya terpusat pada Istana Bogor dan selalu meluas ke lokasi-lokasi yang ada Dengan desain yang unik, fasad arsitektur dan ketinggian dari 46 meter, Otoritas Pelabuhan baru akan menjadi gedung ikon, terlihat dari berbagai arah. Pulau-pulau utama dihubungkan
PusatBudaya Sumatera Barat berfungsi sebagai wadah kegiatan seni budayaberupa pertunjukan, pameran, studi seni budaya, dengan fasilitas dalam satu kompleksbangunan. Pusat Budaya seharusnya menunjukan ciri, identitas budaya, sertamenyesuaikan dengan lingkungan sekitar. Hal ini menjadi penting karena arsitektur yangseragam dan tidak adaptif terhadap lingkungan
. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Kata gotik bisa bermakna banyak. Namun jika dihubungkan dengan arsitektur, maka gotik pun seakan identik dengan deretan katedral yang tersebar di berbagai kota di benua Eropa. Dari Inggris, Prancis, Belgia, Jerman, Spanyol, Italia, hingga di beberapa negara Eropa Timur lainnya. Pengaruh kedigdayaan gaya arsitektur ini bahkan terasa jauh melampaui eranya sendiri, ketika gaya arsitektur baru lainnya zaman arsitektur Romanesque mulai memudar, gaya arsitektur Gotik gothic pun hadir dan meneruskan sebuah era baru di dunia arsitektur, khususnya di Eropa. Dan sejak itulah gotik seakan mendominasi panggung arsitektur Eropa mulai dari abad ke 12 hingga abad ke 15. Peninggalan arsitektur gotik bisa dikatakan sangat mengagumkan, jika dilihat dari begitu banyaknya warisan berupa gereja katedral terkenal bergaya gotik, yang hampir semuanya tercatat sebagai Unesco World Heritage Site. Setidaknya, jika dilihat dari sisi pariwisata dan kacamata seorang traveler seperti penulis, yang menyukai karya arsitektur semata. Gerakan arsitektur gotik berawal dari Abad Pertengahan, persisnya sekitar abad ke 12 di Prancis. Adalah seorang negarawan, biarawan dan sekaligus sejarawan bernama Abbot Sugar yang diyakini sebagai orang yang memperkenalkan arsitektur gotik pertama kali. Abbot Sugar percaya bahwa seni adalah pusat dari suatu pengalaman dasar pemikiran itulah, dia lalu merekonstruksi area choir area di gereja untuk kelompok paduan suara dan fasade dari "The Basilica of Saint-Denis" di kawasan pinggiran kota di utara Paris dengan struktur inovatif dan ciri-ciri yang lebih hasil rekonstruksi inilah yang kemudian dianggap sebagai cikal bakal gaya arsitektur gotik. Basilika Saint-Denis kini berstatus Katedral sejak tahun 1966. Interior gereja gotik. Sumber Koleksi pribadi Sebagai sebuah gaya arsitektur, gotik memiliki beberapa elemen khas seperti pointed arch pertemuan dua pilar yang membentuk lengkungan lancip, ribbed vault kubah berusuk di langit-langit gereja; flying buttresses penopang struktur yang terpisah di bagian luar bangunan; gargoyle monster kecil yang biasanya diletakkan di sepanjang atap dan berfungsi sebagai drainase air hujan yang jatuh dari atap dan keluar dari mulut mereka. Dan tentu juga rose window jendela mawar nan cantik, yang digunakan untuk pencahayaan dan estetika. Gaya Gotik selalu menampilkan fasade nan megah, lengkungan-lengkungan yang menjulang tinggi, jendela-jendela kaca berwarna yang menghasilkan cahaya yg melimpah, dan lain-lain. Hasilnya pun berupa sebuah bangunan katedral yang sangat mencengangkan, seperti jelas terlihat di Cathedrale Notre-Dame de industri pariwisata, khususnya di Tours & Travel, perjalanan wisata ke Eropa tidak akan jauh dari eksplorasi dunia arsitektur yang mewarnai hampir semua bangunan terkenal di Eropa. Sebagian orang malah melabeli paket wisata yang ditawarkan sebagai "The Architecture Tours of Europe."Pasalnya, hampir setiap hari dari durasi perjalanan yang rata-rata sekitar 12 - 15 hari itu meliputi banyak kunjungan ke berbagai karya arsitektur fenomenal, yang umumnya berupa sebuah Katedral. 1 2 3 4 Lihat Trip Selengkapnya
"Aliran kubisme muncul karena adanya rasa bosan terhadap aliran klasik yang ada sebelumnya, dimana aliran klasik dipenuhi dengan berbagai ornamen sebagai penghias dan hal yang utama. Kubisme sendiri merupakan penyederhanaan bentuk-bentuk alam yang ada menjadi bentuk-bentuk yang geometris kotak-kotak. Kubisme sendiri berasal dari seni rupa yang dipopulerkan oleh Pablo Picasso, yang selanjutnya mempengaruhi bidang-bidang lain, dalam contoh ini adalah bidang arsitektur." Tugas Arsitektur Barat dan Asia
orang tersebut tahu,darimana bangunan tersebut bisa terbentuk dengan sangat megah dan begitu menarik,karena setiap bangunan harus memiliki suatu rancangan yang terbaik untuk bisa mendirikan suatu bangunan di setiap tempat yang ada dimanapun anda kalau salah membantu anda
Arsitektur merupakan salah satu bentuk dari kebudayaan yang lahir dan berkembang seiring dengan perkembangan peradaban manusia. Arsitektur sudah ada sejak manusia pertama hidup di bumi ini, untuk melindungi dirinya dari alam, baik itu terhadap perubahan iklim dan cuaca, terhadap serangan binatang, ataupun terhadap serangan manusia dari kelompok lainnya. Arsitektur bisa dikatakan sudah menjadi bagian dari kebudayaan manusia, yang terkait dengan berbagai segi kehidupan seperti seni, teknologi geografi, dan sejarah. Dari segi seni, arsitektur adalah seni untuk mendirikan bangunan dengan berbagai macam bentuk dan ragam hiasannya. Dari segi teknologi, arsitektur adalah proses perencanaan dan perancangan serta sistem dalam mendirikan bangunan. Dari segi geografi dan sejarah, arsitektur adalah ungkapan fisik dari peninggalan budaya suatu masyarakat dalam batasan tempat dan waktu tertentu. Inti dari semuanya adalah kita tidak akan dapat memahami secara menyeluruh sebuah karya arsitektur tanpa beberapa latar belakang pengetahuan yang mendukung. Perkembangan dan perubahan Sosial Politik; Ketersediaan akan material dan bahan bangunan; Kemajuan pengetahuan dan teknologi; Perubahan dalam mode dan fungsi pendukung; dan Pengaruh kebudayaan asing. Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan arsitektur di Eropa sedikit banyak memberikan pengaruh yang cukup kuat terhadap perkembangan arsitektur didunia, dari masa antik Yunani dan Klasik Romawi yang memberikan pengaruh hingga beberapa abad, hingga masa revolusi industri diakhir abad 18 yang menjadi momentum awal dari gerakan modernisme di hampir seluruh bidang Teknologi, Sosial Ekonomi dan Budaya. Pada masa ini Modernisme dianggap sebagai kecenderungan yang mengakar pada ide atau gagasan yang mengatakan bahwa bentuk ―tradisional‖ dari seni, arsitektur, kesusasteraan, agama/kepercayaan, organisasi kemasyarakatan, kehidupan sehari-hari, sebagai sesuatu yang ketinggalan jaman outdated sehingga harus ditinggalkan. Di bidang Arsitektur para arsiteknya mengatakan bahwa segala desain harus berdasarkan pada rasional dan logika, dimana segala sesuatu harus dapat dipertanggung jawabkan secara fungsi maupun asas gunanya. Keadaan ini berlangsung hingga sekitar tahun 60-an hingga gaya klasik kembali dirindukan bahkan kemudian diungkapkan kembali yang kemudian diikuti dengan penetapan dasar filsafat dan bahasa formal yang lebih baru dan lebih luas batasannya sebagai suatu desain. Hal ini kemudian melahirkan langgam baru yang dinamakan Posmodern dan Dekonstruksi. Berdasarkan penjelasan singkat diatas, dapat dikatakan bahwa langgam atau gaya arsitektur yang muncul akan menjadi suatu perwakilan identitas dari suatu rentang waktu tertentu ataupun pada suatu wilayah/negara tertentu, yang suatu saat dapat hilang ataupun dapat muncul kembali dalam bentuk yang baru. Tiap-tiap langgam tersebut biasanya didukung oleh teori dan konsep perancangan yang terbentuk baik secara kebiasaan adat-istiadat atau tradisi yang kemudian dibakukan, ataupun merupakan reaksi dan kritik terhadap keterbakuan tersebut.
arsitektur barat selalu dihubungkan dengan